Home » , , , , , » Diabetes dan Mata

Diabetes dan Mata

Written By Rizki A. Noviar on Sunday, August 11, 2013 | 09:43

Indonersia - Apakah Diabetes Mellitus (DM) ?
Adalah suatu kelainan metabolisme gula dalam tubuh, sehingga terjadi peningkatan kadar gula dalam darah. Gejalanya berupa haus, lapar, dan sering buang air kecil.

Apakah Yang Terjadi Didalam Tubuh ?
DM menimbulkan kelainan pada pembuluh darah terutama pembuluh darah kecil seluruh tubuh termasuk jantung, otak, ginjal dan mata.

Akibat kelainan tersebut pembuluh darah menebal, kaku, sehingga saluran pembuluh darah semakin kecil dan memungkinkan terjadinya penyumbatan dan kebocoran yang mengakibatkan daerah yang dialiri akan kekurangan nutrisi.

Akibat kekurangan nutrisi dan kelainan metabolisme pada lensa maka terjadi kekeruhan pada lensa mata yang disebut katarak, yang akan mengganggu penglihatan. Akibat pada retina, akan terjadi kebocoran pembuluh darah, berupa eksudat, pendarahan, pembentukan pembuluh darah baru. Ini semua mengakibatkan gangguan penglihatan.

Kapan Akan Terjadinya Katarak/Retinopati ?
Resiko terjadinya kedua kelainan tersebut tergantung dari lamanya penyakit dan tingginya kadar gula darah. Pada penelitian DM yang lebih dari 15 tahun, 60 % telah terjadi kedua kelainan pada lensa dan retinanya. Jadi bila DM terjadi pada usia muda, maka kemungkinan terjadinya kedua kelainan tersebut lebih besar.

Bagaimana Menghindari Katarak dan Retinopati Diabetika ?
Kedua hal ini sukar dihindari 100% bila DMnya tetap ada, atau gula darah sangat tidak terkontrol. Makin tinggi kadar gula darah kemungkinan terjadinya Katarak dan Retinopati lebih cepat dan lebih besar. Hal ini bisa dikurangi dengan cara mengontrol kadar gula darah dengan pengobatan dan diet serta pemeriksaan yang teratur.

Bagaimana Penanggulangan Karatak dan Retinopati Diabetika ?
Penanggulangan Katarak apabila keadaan retinanya masih bagus bisa ditangani dengan operasi dan pemasangan lensa di dalam mata.

Apabila terjadi Retinopati keadaan akan lebih buruk, karena retina adalah lapisan penerima bayangan objek yang akan kita lihat, bila retinanya jelek maka obyek akan tidak terlihat. Bahkan dalam keadaan lanjut dapat menyebabkan kebutaan yang tidak dapat diobati.

Retinopati bila terdeteksi sedini mungkin dapat diatasi dengan perbaikan aliran darah ke tempat yang sangat vital untuk penglihatan di retina dengan laser., Pengobatan dengan laser tidak dapat sekaligus selesai tetapi harus bertahap dan berkali-kali, sehingga pasien dan dokter harus bersabar karena hasilnya juga belum tentu memuaskan.

Bagaimana Kalau Katarak Dibiarkan ?

Katarak akan menyebabkan penglihatan kabur bahkan bisa sampai hanya melihat cahaya saja. Tetapi bila keadaan retinanya masih baik,  tindakan operasi membuat penglihatan akan membaik kembali.

Bila Katarak dibiarkan, kemungkinan akan menimbulkan komplikasi lain yang lebih berat, sehingga kemungkinan perbaikan penglihatan akan berkurang walaupun telah dilakukan tindakan operasi.

Penderita diabetes boleh dioperasi setelah kadar gula darahnya normal, jadi lakukanlah pengobatan intensif untuk mengontrol kadar gula darah sebelum operasi.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger