Home » » Pada Suatu Hari Nanti

Pada Suatu Hari Nanti

Written By Rizki A. Noviar on Thursday, July 25, 2013 | 21:15

Indonersia - ku bahagia
kau telah terlahir di dunia
dan kau ada di antara milyaran manusia

 
Pernahkah kau mensyukuri, hmm.. atau setidaknya menyadari betapa luar biasa pertemuan kita. Pada rentang panjang usia dunia, di sirkuit dan algoritma takdir yang rumit, kita bisa bertemu. Jeda beberapa tahun saja atau beda pijakan beberapa jengkal saja bisa jadi sudah membuat lain cerita.

Bahagia? Sungguh kau menanyakannya? Tentu saja. Entahlah, sebelumnya aku kira cinta tidak bisa berbuat sedemikian rupa. Karena selama ini sungguh gerah dengan definisi cinta yang begitu picisan dan dangkal yang seringkali disuguhkan orang di luar sana. Tapi di sini aku -kurasa tepatnya kita- belajar bahwa ini lebih seperti menaiki sebuah bianglala dimana syukur dan sabar senantiasa jadi batas atas dan batas bawahnya.

Dan kita-kau yang banyak mengajariku pada awalnya- tahu bahwa untuk sebuah kalimat "cinta karena-Nya" ada harga yang harus dibayar. Ya, senantiasa saling menasehati dalam kebaikan dan kesabaran. Mudah memang, untuk dikatakan, namun terkadang jauh lebih rumit dan berat dari yang dibayangkan. Kadang ego masing-masing yang jadi penghalang atau malah tiap kita yang sedang lupa daratan sehingga tak sadar bahwa tengah berbuat kesalahan. Ah, semoga Allah mengampunkan..

Lalu yang jauh lebih penting, tentu bukan apa yang kita alami dan rasa sekarang, tapi tentang nanti..

Pada suatu hari nanti, pada hari dimana ada orang-orang yang menggigit kedua jarinya karena besar rasa sesalnya karena tidak mengikuti Rasul yang mulia. Pada hari dimana seorang karib bahkan melupakan nama teman dekatnya hingga hanya bisa mengatakan, "Wahai, celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si "fulan" itu teman akrab(ku)"

Semoga pada hari itu dengan suka cita kita tetap bisa saling mengenal dan bersyukur karena perkenalan kita di dunia berbuah ridho dan surga-Nya yang kekal..

aamiin..

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan cinta-Mu..

--------------------

kuatkanlah ikatannya
kekalkanlah cinta-Nya
tunjukilah jalan-jalan-Nya
Share this article :

1 comments:

  1. Semoga kita selalu menjadi orang - orang yang selalu bersyukur.

    ReplyDelete

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger