Home » , » Love, Needs or Obsession?

Love, Needs or Obsession?

Written By Rizki A. Noviar on Sunday, July 21, 2013 | 04:57

Indonersia - Di dalam dunia
Terkadang kita seolah merasakan bahwa kita mengerti akan artinya cinta
Seolah kita terlalu yakin akan suatu perasaan yang kita kira cinta

Padahal sesungguhnya itu adalah perasaan semu yang terus kita suburkan tiap hari dan akhirnya membuat kita berpikiran sempit
Dan menyangka bahwa kita telah merasakan cinta yang sesungguhnya



Ketahuilah
Ketika dirimu merasakan akan suatu hal, ujilah akan hatimu
Sesungguhnya apakah kau menyukai seseorang karena kau mencintai, memiliki kebutuhan, ataukah karena obsesimu yang tak terbendung?

Terkadang kau seolah merasakan cinta ketika kau memiliki obsesi
Padahal sesungguhnya kau memaksa diri dan berusaha untuk mencintai
Karena kau mengingini hal yang menjadi keinginan dan kebutuhanmu

Ketika kau memiliki suatu keinginan yang terpendam
Terkadang kau merasa memiliki cinta karena hatimu mengingini seseorang karena perhatiannya yang luar biasa akan hal-hal yang menjadi kebutuhan hatimu
Ketika kau merasakan akan hal tersebut, sesungguhnya kau hanyalah sekedar haus akan kasih sayang
Tetapi tidak merasakan cinta yang sesungguhnya

Hidup memang begitu indah tetapi hidup terkadang memberikan jebakan yang mencengkeram jiwa raga
Hidup memang seolah menjanjikan kenyamanan dan kasih sayang tetapi terkadang hidup juga tidak selalu memberikan kemewahan bagi kita
Karena itu, yakinkanlah dirimu, apakah sesungguhnya kau memiliki cinta yang benar di dalam hidupmu
Ataukah dirimu hanya sekedar memiliki rasa haus akan kasih sayang dan segudang obsesi yang membuatmu merasa memiliki cinta padahal itu hanyalah keinginan semu yang suatu saat akan mati

Jika kau mencintai seseorang
Cintailah dia apa adanya tanpa mengharapkan apapun darinya
Tanpa menyimpan obsesi yang berlebihan
Dan tanpa didasari atas kehausan akan kasih sayang tetapi tidak mau mengenal kata setia

Cintailah pasanganmu karena kau mencintai Sang Pencipta yang memberikannya kepadamu
Setialah kepadanya karena kau tahu bahwa pasangan yang diberikan Sang Pencipta bagimu bukan hanya untuk sekedar memberikan kasih sayang yang semu tetapi juga pendamping dan teman setia bagi dirimu baik dalam suka maupun duka
Dan pasangan yang memiliki cinta adalah pasangan yang tahu untuk saling mengingatkan agar setia beribadah kepada Sang Pencipta yang mengaruniakan cinta di hati manusia

Milikilah cinta yang sejati karena cinta yang sejati bukan didasarkan karena keinginan atau obsesi semata tetapi didasarkan oleh pengucapan syukur kepada Sang Pencipta yang mengaruniakan cinta kepada manusia
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger