Home » » Tentang yang Menemani

Tentang yang Menemani

Written By Rizki A. Noviar on Wednesday, April 10, 2013 | 22:19

 Indonersia - Ini tentang siapa yang kau pilih untuk menemanimu menempuh suatu perjalanan. Memilih siapa yang menemani perjalanan bisa jadi sama pentingnya dengan perjalanan itu sendiri. Karena ia yang menemanimu itu bisa diajak berbincang ketika bosan, menyemangati atau mendorong ketika terhenti, saling berbagi bekal, atau seminimal mungkin membuat diri merasa nyaman dan tidak risih atau tak aman dengan kehadirannya.

Tentang yang menemani dalam perjalanan. Dalam angkutan saja kita biasanya akan memilah ingin duduk di sebelah orang yang seperti apa atau menghindari orang-orang yang bagaimana. Karena mendapat teman seperjalanan yang kurang menyenangkan bisa membuat perjalanan terasa amat panjang, melelahkan, dan membosankan.



Tetangga adalah sebelum rumah, teman adalah sebelum jalan dan perbekalan adalah berpergian. (Al Khatib)





Tentang yang menemani dalam perjalanan. Tak cukup hanya mendapat teman yang tidak mengganggu karena bahkan teman perjalanan yang terlihat menyenangkan pun bisa menjadi sebuah ujian. Misalnya, mendapat teman perjalanan yang hobi mengajak berbicara tapi banyak membicarakan hal yang sia-sia.
>.< astaghfirulllah..



Ya, sebatas perjalanan dunia saja begitu bersyukurnya mendapat teman-teman seperjalanan yang baik, apalagi kalau mendapat "teman" seperjalanan yang baik untuk menapaki perjalanan panjang menuju surga, ya? :")









Kau tahu? 
Perjalanan kita bukan sekedar menua bersama atau menghambur-hambur modal yang sering orang sebut dengan cinta. 
Perjalanan kita adalah maraton yang panjang yang mungkin saja bisa membuat salah satu dari kita limbung dan kelelahan hingga yang satu lagi harus memapah sambil tak henti menyemangati. 
Perjalanan kita adalah perjalanan yang bisa saja ditegah-tengahnya penuh dengan hal menyenangkan yang justru  mendistraksi 
Sarat dengan kerikil yang membuat jatuh dan terluka berkali-kali. 
Tapi di saat yang sama kita akan saling percaya dan saling menguatkan untuk tak berhenti 

karena kita tahu kita hanya boleh beristirahat ketika surga telah bersama kita tapaki





kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami

_rabithah


Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger