Home » » Pembual !

Pembual !

Written By Rizki A. Noviar on Wednesday, April 17, 2013 | 13:32

 

Indonersia - “Ke setiap diri di depan saya... hari ini, saya bilang...jika kamu punya impian, impian besar dan begitu bermakna, kekuatan imajinasi manusia yang luar biasa, tetapi kamu tidak sedikitpun bekerja keras, tidak sedikitpun meneteskan keringat untuk memperjuangkan impian kamu,...buat saya kamu hanyalah pembual nomor satu bagi diri kamu sendiri.

juga...ke setiap diri di depan saya hari ini,saya bilang..., jangan coba-coba bekerja keras, tetapi tanpa impian, tanpa impian yang membakar diri dan benak kamu setiap hari,berkeringat,lelah,...tetapi tanpa makna, melangkah tetapi tanpa tujuan,bangun di pagi hari menyesali apa yang kamu lakukan, bekerja keras tanpa impian, buat saya...,kamu...hanyalah pembual nomor satu bagi dunia”
― Donny Dhirgantoro, 2
Membaca sepenggal kalimat di atas, terasa sungguh menohok, membuat agak tersudut dan terpojok.
Ah, pembual!

Bermimpi tanpa usaha maupun berusaha tanpa impian dan tujuan. Pembual, sama saja. Hanya beda levelnya. Satu pembual bagi diri sendiri, satunya lagi pembual bagi dunia.

Disinilah menariknya, -Ah, ya..ini hanya interpretasi liar dari seorang awam seperti saya, bisa jadi salah, bisa jadi ada benarnya- bahwa menjadi pemimpi tanpa mau berusaha tidak akan lebih buruk dan berbahaya daripada menjadi pengusaha (hmm..maksudnya orang yang melakukan usaha, apapun) yang tak memiliki mimpi, makna, dan tujuan yang jelas.

Orang yang bermimpi besar dan harapan yang luar biasa namun tak mau mengusahakannya paling-paling hanya merugikan dirinya sendiri. Seperti orang yang mengonsumsi ekstasi, terbuai dan terlena padahal tengah merusak diri sendiri.

Tapi,
orang yang bekerja keras dan berusaha, berbuat banyak dan mengerahkan hampir semua tenaga namun tanpa makna, tujuan, dan cita-cita yang jelas adalah seperti orang linglung yang dibiarkan mengayun-ayunkan pedang, seperti orang yang matanya ditutup namun dipersenjatai lengkap. Berbahaya, tidak hanya bagi dirinya sendiri namun juga bagi orang-orang yang disekitarnya.

Hmm, mungkin itulah mengapa niat dan tujuan adalah sangat diutamakan bagi orang yang beriman. Bahkan, jangankan tak memiliki niat dan tujuan yang jelas, sedikit saja niat dan tujuan itu melenceng dari yang Dia perintahkan bisa hanguslah semua amalan.



ya Rabb,
ampuni dan lindungi hamba dari sifat  "pembual" bagi diri sendiri dan bagi dunia
>.<







ah, ya..
ada yang terpantik bukan karena-Nya namun kemudian berakhir pada-Nya
ada pula yang berawal karena-Nya tapi melenceng dan tak berujung pada-Nya
namun semoga kisah ini (nantinya) berawal dan berakhir pada-Nya saja
:')


Right from the start
I knew that I'd found a home for my heart... 

beat fast..

haduh, jadi melenceng -_-"
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger