Home » » Hanif

Hanif

Written By Rizki A. Noviar on Friday, April 12, 2013 | 14:55

 
 
Adapun mereka,
yang berjiwa hanif itu..
begitu lembut hatinya, demikian tertata perangainya, teduh tatapan matanya, bercahaya wajahnya, berkesan  perkataannya, dan tiap diri dan ia berjumpa, tiba-tiba mengingat Allah itu menjadi begitu mudahnya.
mereka yang berjiwa hanif itu..
ketika dinasehati tidak mencibir ataupun menutup diri, ketika menasehati tidak menggurui, dan ketika diajak kepada kebaikan begitu menyegerakan diri. 
mereka yang berjiwa hanif itu,
melindungi perasaan orang-orang di sekitarnya, tak ada caci, maki, apalagi fitnah yang keji yang keluar dari bibirnya.
mereka yang berjiwa hanif itu selalu senang saat berkumpul dengan orang-orang shalih dan berilmu, gusar saat berkumpul dengan kebatilan dan majelis yang tidak mengingat Allah di dalamnya.
mereka yang berjiwa hanif itu hatinya sangat mudah bergetar dan beresonansi dengan ayat-ayat Allah, sehingga hidayah itu masuk menyeruak begitu saja seperti seteguk air yang membasahi kerongkongan orang yang sedang berbuka.
mereka yang berjiwa hanif itu sadar bahwa kelak perhitungan-Nya akan utuh, penuh, dan menyeluruh. Hatinya senantiasa khawatir akan setiap khilaf dan salah yang ia semai di dunia.
mereka yang berjiwa hanif itu sadar bahwa istirahat di dunia hanyalah jenak-jenak pelepas lelah, sebentar saja, lalu segera kembali menembus belantara untuk mencari berbagai hikmah dan ridha Tuhannya. Karena kelak istirahat mereka adalah di kebun-kebun hijau yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dekat raihan buah-buahnya, serta setiap ufuk sangat indah dipandang mata.
mereka yang berjiwa hanif itu sangat merindu dalam penantian, menanti bertatapan langsung dengan Tuhannya sebagaimana ia menatap purnama di langit dunia dahulu. Sempurna, tanpa hijab di antara keduanya.
Dan mereka yang berjiwa hanif itu adalah manusia biasa, bukan malaikat yang turun dari surga. Mereka hidup, makan, minum, bersama kita. Terkadang bahagia terkadang teraniaya. Namun, cahaya iman di hati mereka senantiasa terpancar jelas dari wajah dan akhlak mulia mereka. 
Mereka ada di dunia nyata, bukan dongeng-dongeng di akhir senja.
semoga bisa jadi bagian dari mereka
hmm
atau setidaknya senantiasa diberi hati yang mencintai dan ingin membersamai mereka
>.<
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger