Home » » Susah Senyum

Susah Senyum

Written By Rizki A. Noviar on Sunday, February 10, 2013 | 16:21

Anda susah tersenyum karena mengalami bibir pecah-pecah?
hmm, sebenarnya apa penyebabnya?
Mari kita cek bersama 10 penyebab bibir pecah-pecah di bawah ini:

1. Menjilat bibir

Ketika anda merasa bibir anda kering dan pecah-pecah, anda mungkin cenderung menjilatinya atau membasahinya dengan lidah. Sayangnya, perilaku ini sifatnya hanya sementara.

Di saat bibir kering lagi, maka anda akan menjilatnya sekali lagi. Kebiasaan ini tidak baik karena hanya memperburuk keadaan. Jadi, anda sebaiknya menghentikannya.

2. Dehidrasi

Jika anda tak cukup minum di siang hari, bibir anda pasti akan pecah-pecah. Pastikan anda minum banyak cairan, khususnya air putih.

3. Alergi

Ada banyak alergi yang bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Termasuk, alergi terhadap kobalt dan nikel. Jika anda terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin B12, maka anda akan memiliki kelebihan kobalt dan mengakibatkan bibir kering dan tampak berkerak.

Jika anda alergi terhadap nikel, pastikan anda tidak menempatkan logam di dekat mulut anda, termasuk klip kertas. Jika anda berencana untuk memasang cincin bibir, pastikan itu tidak mengandung nikel.

Bahan-bahan dalam lipstik dan pasta gigi juga bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Jika pasta gigi anda mengandung guaiazulane, atau jika lipstik anda mengandung gallate propil atau salisilat fenil (salol), maka bibir pecah-pecah anda mungkin akibat dari alergi terhadap zat-zat itu.

Alangkah baiknya jika anda berhenti menggunakan produk-produk tersebut. Alergi terhadap makanan atau bahan makanan, seperti buah ara atau pewarna merah makanan, juga bisa menyebabkan bibir pecah-pecah.

4. Tidak menggunakan lip balm

Jika anda tidak melindungi bibir anda dengan lip balm, maka bibir anda bisa pecah-pecah. Carilah lip balm yang memiliki sunblock di dalamnya untuk perlindungan ekstra, atau cukup mengoleskan sedikit tabir surya pada bibir anda sebelum anda meninggalkan rumah. Menjaga bibir anda setiap hari akan menghindari mereka dari kekeringan.
 

5. Bernafas melalui mulut

Jika anda punya kebiasaan sering bernapas lewat mulut, maka anda membiarkan udara kering terus melewati bibir anda. Orang yang suka mendengkur atau sleep apnea memiliki masalah ini dan sering terbangun dengan bibir pecah-pecah juga. Dalam setiap situasi ini, akan lebih baik jika bibir anda lembab sepanjang hari, terutama sebelum tidur.



 

6. Pasta gigi

Pernahkah anda merasa setelah anda menyikat gigi rasanya bibir pecah-pecah? Itu karena banyak jenis pasta gigi mengandung sodium lauryl sulfate. Bahan ini menyebabkan kulit mengering dan sebagiannya menyebabkan iritasi kulit.

Dalam beberapa kasus, hal ini bisa menyebabkan dermatitis perioral, iritasi pada bibir dan mulut. Jika pasta gigi anda menyebabkan masalah bagi anda, berhenti menggunakan pasta gigi itu dan mencari jenis pasta gigi lainnya yang tak mengandung sodium lauryl sulfate.

7. Kepanasan atau kering dingin

Cuaca dingin merupakan penyebab umum dari bibir pecah-pecah. Jika anda keluar rumah pada saat cuaca dingin, usahakan mengenakan lip balm dan memakai syal di sekitar mulut anda untuk melindungi bibir anda. Demikian juga pada cuaca sangat panas.

8. Buah citrus

Asam dalam buah jeruk dapat mengiritasi bibir dan beberapa jenis jeruk bisa mengakibatkan bibir anda menjadi sensitif terhadap matahari. Ini bisa menyebabkan bibir pecah-pecah.

Sebelum mengonsumsi jeruk banyak, ada baiknya anda menggunakan lip balm untuk melindungi bibir anda saat makan. Cinnamates yang digunakan dalam permen-permen tertentu juga memiliki efek sama, mengeringkan bibir.

9. Terlalu banyak vitamin A

Jika anda terlalu banyak mengonsumsi vitamin A atau mengonsumsi suplemen terlalu banyak, maka dapat menyebabkan bibir pecah-pecah juga. Jika anda mengambil lebih dari 25 ribu IU vitamin A per hari, berarti anda terlalu banyak mengonsumsi vitamin ini.

10. Kondisi tertentu setelah pengobatan

Resep obat tertentu, khususnya Accutane prokloperazin, dan propranolol, bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Bibir anda menjadi lebih sensitif terhadap matahari.

Jika anda memiliki penyakit autoimun, maka gunakanlah lip balm dengan SPF 15. Penyakit tiroid atau psoriosis juga menyebabkan kekeringan pada bibir. Parleche, atau sakit karena infeksi jamur juga bisa menyebabkan kekeringan di sekitar mulut.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger