Home » » Alergi Keringat atau sekedar biang keringat?

Alergi Keringat atau sekedar biang keringat?

Written By Rizki A. Noviar on Wednesday, February 20, 2013 | 16:41

Banyak orang tua yang bingung membedakan antara biang keringat dengan alergi, namun hal ini dapat dimaklumi karena keduanya memang sedikit sulit dibedakan. Akan tetapi, dengan mencari informasi yang benar, orang tua sebenarnya dapat menggali pengetahuan terutama untuk membedakan antara biang keringat dengan alergi keringat.

Menurut para ahli, tubuh anak, terutama bayi, 70 persennya adalah air, itulah alasan mengapa bayi mudah berkeringat. Biang keringat adalah hal yang sering dijumpai di masyarakat kita. hal itu terjadi karena adanya sumbatan saluran kelenjar keringat di kulit. Keringat kemudian menumpuk dan tidak dapat keluar sehingga terjadi peradangan pada kulit.


Gejala Biang Keringat

Pada saat miliaria atau biang keringat terjadi, maka pada umumnya akan timbul bintil – bintil, mengkilap serta berair di permukaan kulit bayi, namun tanpa disertai dengan rasa gatal. Namun, biang keringat dapat juga menjadi parah, apabila bintil – bintil berubah memerah, berair, gatal atau bahkan perih. Pada umumnya, biang keringat ini timbul pada bagian – bagian tubuh yang banyak mengeluarkan keringat seperti punggung, leher, dada, dahi serta lipatan lipatan kulit.

Untuk mengatasinya, orangtua harus memandikan bayi secara teratur, pagi dan sore. Berikan kepada si kecil pakaian yang terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat contohnya saja katun. Usahakan tubuh bayi tetap sejuk terutama di bagian – bagian yang mudah berkeringat, jaga agar sirkulasi udara di dalam ruangan tetap terjaga dan tidak pengap. Hindari penggunaan baby oil, lotion atau cream sepanjang hari agar kulit bayi dapat bernafas. Jadi biang keringat berbeda dengan alergi keringat.


Gejala Alergi Keringat

Alergi terjadi oleh adanya reaksi tubuh terhadap barang atau bahan dari luar tubuh. Alergi juga dapat diwariskan, yang berarti bahwa apabila orangtua ada alergi, maka ada kemungkinan si bayi juga memiliki gangguan serupa. Gejala alergi pada keringat biasanya khas, mirip dengan gejala biduran yakni adanya bercak merah atau ruam pada kulit serta bentol – bentol, yang disertai rasa gatal.

Ruam yang terjadi pada alergi biasanya lebih luas dan dapat timbul di setiap bagian tubuh. Alergi biasanya tidak timbul setiap waktu, akan tetapi pada saat setelah si anak berkeringat. Ruang pada bagian tubuh yang mengeluarkan banyak keringat menjadi satu ciri utama yang terjadi hamper di semua penderita. Alergi pada keringat dapat diobati dengan penanganan medis. Dokter biasanya akan memberikan penanganan khusus apabila alergi anak mengalami alergi keringat.
Share this article :

1 comments:

  1. ane sring gini gan,ngatasinya gmana? komen back ya

    ReplyDelete

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger