Home » » Warga Magetan 'Ditolak' Berobat

Warga Magetan 'Ditolak' Berobat

Written By Rizki A. Noviar on Thursday, September 6, 2012 | 07:44

Magetan - Terhitung mulai 1 September 2012, warga Kabupaten Magetan yang miskin, tidak lagi bisa berobat gratis di Puskesmas. Pasalnya, kini pemerintah tidak mengakui Surat Keterangan Tak Mampu (SKTM).

Tidak berlakunya lagi SKTM ini, berdasarkan surat edaran (SE) Gubernur Jatim No.440/4771/031/2012 tertanggal 29 Agustus 2012. SE tersebut, berlaku untuk seluruh warga di Jawa Timur.

Supiah (35) warga Desa Cempoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan berharap, SKTM diberlakukan kembali. Karena SKTM berobat itu, sangat membantu warga miskin berobat.

"Mudah-mudahan ini hanya sementara, tidak terus. Kami yang hanya buruh tani merasa putus asa, dengan tidak dibantunya biaya berobat dari pemeritah," kata anak keempat dari tujuh bersaudara ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dr Harry Susanto mengatakan, tidak berlakunya SKTM ini hanya untuk mengendalikan penyalahgunaan SKTM itu.  "Saya bersama Kadinkes se-Jatim, sedang membicarakan masalah SKTM di Batu," tambahnya.
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger