Home » » Surat Miskin Berlaku Lagi

Surat Miskin Berlaku Lagi

Written By Rizki A. Noviar on Monday, September 10, 2012 | 02:15

Magetan - Warga kurang mampu yang biasanya berobat murah ke puskesmas dengan surat pernyataan miskin (SPM) harus gigit jari. Sebab, mereka per-1 September lalu tak lagi dapat menggunakan SPM sebagai kartu diskon berobat. Larangan itu mengacu ke SE (Surat Edaran) Gubernur Jatim H Soekarwo yang sebenarnya mengatur SPM tidak lagi laki di rumah sakit milik provinsi. 

Tak urung, pasien miskin kecewa lantaran harus membayar penuh saat berobat ke puskesmas. Biasanya pakai SPM, biayanya lebih ringan. Tapi kemarin pas menunjukkan surat itu, katanya sudah tidak berlaku lagi, ujar Supiah, salah seorang warga Desa Cepoko yang kemarin menunggu ayahnya opname di Puskesmas Panekan lantaran sakit prostat.

Sebagai petani, dia berharap pelayanan di puskesmas pelosok seperti Panekan tidak disamakan dengan layanan kesehatan di kota. Sebab, kemampuan ekonomi masyarakat pedesaan dengan yang di kota jauh berbeda. Kami ini berpenghasilan kecil kenapa tidak ditolong ungkap perempuan 35 tahun itu.

Supiyah mengaku SPM miliknya sudah digunakan sejak 2003 silam. Tidak pernah ada kendala masalah pembiayaan jika dirinya sekeluarga berurusan dengan puskesmas. Tapi sekarang, katanya surat ini sudah tidak berlaku dan belum ada petunjuk lagi. Kami hanya orang kampung, bisanya berharap supaya dapat berobat murah, ucapnya.

Sejumlah paramedis di Puskesmas Panekan mengaku mendapat petunjuk dari Dinkes Magetan untuk memberlakukan lagi SPM. Kepala Puskesmas Panekan dr Nuryati Triasih kepada sejumlah wartawan membenarkan jika kemarin muncul petunjuk baru dari dinkes bahwa SPM tetap berlaku. Terpisah, Kadinkes dr Harry Susanto ikut menegaskan pemberlakuan SPM di puskesmas. SPM berlaku hingga di tingkat RS di Magetan saja. Itu sudah sesuai SE Gubernur yang tujuannya menertibkan SPM bisa tepat sasaran, terang Harry. 



Sumber: radarmadiun
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

kata pepatah: "TAK KOMEN TANDA TAK MAMPU"

Mari saling membantu sesama blogger dengan memberikan komentar yang baik dan benar. Jika ingin bersaing di halaman pertama Hasil Pencarian Search Engine, mari kita lakukan persaingan sehat dengan tidak menghancurkan blog blogger lain melalui komentar spam.

Terima Kasih Sobat Sudah:
1. Berkomentar Dengan Sopan
2. Tidak Memasukkan Link Aktif Dalam Form Komentar
3. Berkomentar Sesuai Artikel/Postingan

Admin akan menghapus komentar yang tidak sesuai dengan 3 point di atas!

Coretan

 
Support : Indonersia Center | Rizki Viar |
Copyright © 2013. Indonersia Center - All Rights Reserved
Template re-design by Indonersia Center
Proudly powered by Blogger